fbpx
28.7 C
Bandung
Saturday, September 25, 2021
Home News 'Sisi Gelap', karya baru dari ZIMA mantan personel Captain Jack

‘Sisi Gelap’, karya baru dari ZIMA mantan personel Captain Jack

Usai melaksanakan ‘reuni akbar’ di Pontianak sekaligus Jogja pada akhir 2019 lalu, empat musisi senior Jogja ini serius untuk berkarya bersama lagi. Para mantan personel Captain Jack itu kini berevolusi menjadi ZIMA.

Zuhdil HK (gitar), Surya Ismeth (kibor), Momo Biru (vokal dan gitar), Andi ‘Babon’ Irfanto (drum) sepakat mengambil huruf depan nama mereka untuk memulai lembaran baru. Dengan membawa bendera ZIMA itu, mereka langsung tancap gas mengeluarkan karya berupa satu lagu baru berjudul ‘Sisi Gelap’.

Lirik ‘Sisi Gelap’ yang ditulis oleh Momo itu ingin menyampaikan pesan khusus soal semakin banyaknya fenomena penghakiman sepihak, pembenaran dan budaya saling menyalahkan antar manusia dalam kehidupan sehari-hari.

“Secara tidak langsung tema lagu ini juga mengangkat fenomena bullying, baik yang sering terjadi di dunia maya ataupun nyata,” ujar Ismeth mengawali.

Zuhdil menambahkan bahwa ‘Sisi Gelap’ dipilih menjadi single pertama ZIMA karena dari segi lirik hingga aransemennya masih representatif dengan karakter empat personel dari grup band sebelumnya.

“Dari segi tema keseluruhan, kami sepakat bahwa ‘Sisi Gelap’ masih punya benang merah dengan materi-materi lama kami. Meski saat ini kami mencoba sentuhan-sentuhan lain, lebih teknisnya di sound design. Selebihnya mungkin masih terasa sama,” papar Zuhdil.

Menurut Zuhdil, usai lagu ‘Sisi Gelap’ ZIMA tetap berencana merilis karya selanjutnya, dari single kedua hingga album penuh seperti grup band mereka sebelumnya. Khusus dalam ‘Sisi Gelap’, ZIMA juga mendapuk dua musisi muda Jogja, yakni Ian Anatha dan Winaldy Senna sebagai produser. Keduanya merupakan personel dari grup band baru Jogja, Alectrona.

“Kenapa Ian dan Winaldy? Karena keduanya masih muda, fresh, dan paham betul selera kuping masyarakat sekarang. Mau nggak mau kami juga harus berkompromi dengan hal itu, meski tetap mempertahankan idealisme kami,” kata Zuhdil.

Selain Ian Anatha dan Winaldy Senna, menurut Ismeth ZIMA juga dibantu oleh Agib Tanjung (Alterego, ROKET) di departemen bass. Meski kini sudah mantap empat personel saja, namun rencananya Agib juga tetap diperbantukan mengisi track bass di lagu-lagu ZIMA berikutnya.

“Kami berempat sudah dekat, percaya, dan ngerti karakter Agib. Karena dia juga sudah pernah ikut membantu selama tiga tahunan di band kami sebelumnya sebagai additional bass,” pungkas Ismeth.

Single ‘Sisi Gelap’ ini sudah dirilis secara berkala di akun YouTube Meru Records yang juga merupakan label tempat bernaung Zima saat ini. Selain merilis video lirik dan video klip, ZIMA juga sudah mengunggah video dokumenter bertajuk ‘Reinkarnasi’ yang berisi pernyataan Zuhdil, Ismeth, Momo, dan Andi soal cerita persahabatan mereka, semangat baru ZIMA, sampai ke rencana-rencana hebat mereka selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

‘Massive Anger Kills Future’ merupakan single ke 2 dari Goodenough

Goodenough adalah band Pop punk/Rock/Alternative asal Cibinong, Bogor. Dimulai pada tahun 2018 ketika Yos Bonar Singgah vokalis dari band Life Cicla dan...

The Melting Love, Interpretasi Mimpi Will Mara Sebagai Musisi

Sejak kembali ke Indonesia dan berkomitmen untuk fokus di industri musik, Will Mara tidak pernah main-main dengan konsistensi karyanya. Memulai karirnya secara independen di...

Unit Metallic Hardcore Manado Huminoid Merilis Single Baru

Unit metallic hardcore HUMINOID akan merilis lagu terbaru mereka “Imprisoned” melalui semua platform musik pada 23 Agustus 2021 beserta sebuah video lirik...

Langit Sore, tutup ‘Trilogi Rumit’ dengan merilis singel ‘Mencintai Tak Direstui’

Yogyakarta - Setelah single Dalam Iman Kita Berpisah di luncurkan pada awal Juni 2021 lalu, diteruskan dengan meluncurkan single Sembunyi – Sembunyi Mencintai di Juli 2021, akhirnya...