fbpx
28.7 C
Bandung
Friday, February 26, 2021
Home News Humidumi Persembahkan "Isn't It a Pity" ke Ruang Dengar Digital

Humidumi Persembahkan “Isn’t It a Pity” ke Ruang Dengar Digital

Mengasihani diri sendiri dan tersakiti karena sebuah khayalan semu tidak pernah seceria ini,seperti terangkum lewat single terbaru unit alternative pop asal Surabaya, Humidumi bertajuk “Isn’t It a Pity”. Band yang sebelumnya telah mengawali langkah ke album penuh pertama mereka lewat “Pathless” (2018) dan “Time Tunnel” (2019) kini mengenalkan para pendengar lewat tembang yang terasa lebih ringan dan ceria dibandingkan dua nomor terdahulu. “Isn’t It A Pity Itu punya makna tersirat di mana kita ada di posisi udah jatuh, ketimpa tangga pula. Selain mengasihani diri sendiri, di lagu ini juga terlihat kita berkhayal bisa deket dengan seseorang walaupun sebatas mimpi,” jelas band yang digawangi oleh Qanita Hasinah, Irna Kurnia, Brilyan
Prathama, Bimo Soerjoputro, Rizki Raja dan Bobby Nur Cahya tersebut.

Berbeda dengan eksplorasi musik yang cenderung gelap dan penuh eksperimen di single sebelumnya, kali ini “Isn’t It a Pity” menguak tabir kelam dan menghadirkan cerahnya langit biru lewat melodi-melodi yang ringan dan lirik yang lugas serta mudah didendangkan. “Proses lagu ini agak lama karena butuh adaptasi untuk nyesuain musik dan lirik. Ada beberapa trial and error sampe nemu yang pas. Untungnya tempat rekaman kita di Rezroll Studio Surabaya sangat mengakomodasi sesi-sesi rekaman single ini,” ungkap Humi Dumi. Tepat di tanggal 25 November 2020, versi digital dari lagu “Isn’t It A Pity?” ini akan ditemani oleh sajian video lirik
yang dibuat sendiri oleh band yang berdiri di tahun 2014 tersebut dengan dibantu oleh Gesta untuk proses editing-nya.

Single ini sekaligus menjadi gerbang terakhir bagi Humi Dumi sebelum mereka melepas album penuh perdana yang diberi judul “Pathless” pertengahan Desember nanti. Band tersebut mengaku membutuhkan waktu cukup lama untuk merampungkan album ini disebabkan pekerjaan masing-masing personel. Sama seperti karya terdahulu, visual artist asal Surabaya, Bagong Priyo kembali dipercaya untuk menginterpretasikan lagu “Isn’t It a Pity” dalam bentuk cover single. Tembang berdurasi 2 menit 54 menit ini sudah bisa dinikmati di berbagai kanal dengar digital seperti Spotify, Apple Music, Tidal dan masih banyak lagi. Nantikan kabar terbaru
dari Humidumi lewat akun sosial media mereka di @humidumi

ClaimBits - Earn FREE Bitcoins!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

THIRD FLOOR menyajikan nuansa Emo yang lebih modern

Third Floor adalah band Emo asal bandung yang terbentuk pada tahun 2006 dan sempat berhibernasi lama. kini telah bangun dari tidur panjangnya...

Heaven Sent – Musik Disco ala Sleep Shelter

Setelah 7 bulan sejak rilisnya Faults, Sleep Shelter akhirnya merilis lagi single terbarunya yang bertajuk Heaven Sent. Tidak hanya dengan format duo,...

“Cintai Diri Sendiri”, Pesan Penting Rama Davis Dalam Single ‘I’m Okay’

Musisi asal Indonesia, Rama Davis kembali dengan karya terbarunya di tahun 2021 ini dengan judul ‘I’m Okay’. Ini sekaligus menjadi penanda era baru Rama Davis selepas dirilisnya ‘Better On You’ di akhir...

Inhell Unit Grindcore Asal Bandung Luncurkan Album Teranyar Bertajuk Phobia

Terbentuk di Bandung, pada tahun 2013 “INHELL” menjadi sebuah band Grindcore punk yang bebrbeda dengan band-band pada umumnya, INHELL lahir dari gang-gang...