28.7 C
Bandung
Monday, August 10, 2020
Home News Sewindu Konsisten Belajar Harmonika, Sarah Saputri Digandeng Brand Harmonika Seydel

Sewindu Konsisten Belajar Harmonika, Sarah Saputri Digandeng Brand Harmonika Seydel

Penyanyi sekaligus pemain harmonika, Sarah Saputri menujukkan konsistensinya dalam mempelajari alat musik harmonika. Setelah 8 tahun mempelajari alat musik ini, Sarah digandeng brand harmonika tertua di dunia, C.A Seydel Sohne dari Jerman.

Menjadi endorser untuk merek harmonika yang sudah ada sejak tahun 1847 merupakan anugerah bagi Sarah. Terlebih, ia sudah mengetahui kualitas dari produk tersebut sejak awal mempelajari dan mengenal harmonika sejak medio 2011 dari pemain harmonika legendaris asal Bandung, Hari Pochang. Seydel memiliki kualitas yang sangat bagus, bermaterial stainless steel dan memiliki ketahanan lima kali lipat dari seluruh brand harmonika yang ada di dunia. Proses pembuatannya juga masih menggunakan tangan atau handmade.

“Menjadi keluarga Seydel adalah salah satu impian terbesar saya,” ujar Sarah.

Proses terpilihnya Sarah sebagai endorser untuk Seydel berawal dari pergerakan musiknya yang konsisten di kanal Youtube dalam mengedukasi penontonnya dengan alat musik harmonika. Selain membuat konten tutorial, terkadang Sarah membuat konten cover lagu popular dan jamming harmonika.

Selanjutnya, ia berkesempatan membuat video musik jamming session dengan pemain harmonika wanita dari Israel yang bernama Ofir Ventura yang mana ia adalah salah satu endorser dari Seydel. Uniknya, dalam proses tersebut Sarah tidak mengetahui bahwa Ofir adalah endorser Seydel. Namun hal itu cukup menarik perhatian dari pihak Seydel. Dua tahun setelahnya, Sarah dan Seydel menjalin komunikasi via direct messege di Instagram. Sarah akhirnya ditunjuk sebagai endorser Seydel perwakilan dari Indonesia. Hal tersebut bisa dikatakan sebuah prestasi dan pencapaian selama 8 tahun Sarah mempelajari dan konsisten bermain harmonika.

Sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaannya terhadap budaya Indonesia, Sarah berencana akan merilis musik video cover lagu ‘Es Lilin’ dan mengaplikasikan permainan harmonikanya dengan Licks Sunda. Permainan Sarah dengan harmonika Seydel-nya untuk lagu ‘Es Lilin’ akan tayang pada 12 Juni 2020 di kanal Youtube resmi milik Seydel. 

Sarah memilih lagu ‘Es Lilin’ karena lagu ini dinilai sebagai salah satu lagu tradisional Jawa Barat yang sangat populer di Indonesia. Sarah berusaha untuk menyampaikan bahwa tak hanya lagu-lagu barat saja yang bisa diaplikasikan ke dalam alat musik harmonika, bahkan lagu tradisional pun bisa.

Dalam penggarapan musiknya, Sarah mengajak musisi Iman Jimbot untuk mengisi instrumen Kecapi dan Luqman Chakim untuk mengisi instrumen Kendang. Kedua alat musik tersebut menjadi perwakilan alat musik tanah air dan tradisi Sunda.

Sedangkan untuk instrumen gitar, Sarah dibantu oleh Aditto dan Bass oleh Sandi Lesmana. Mixing dan Mastering dibantu oleh Tantan Nugraha (Garputala Studio). Sementara dalam penggarapan musik videonya, Sarah dibantu oleh Kun_fotografi sebagai Director dan Jimbim sebagai Assistant Director. Crew Art oleh Cici Chintia dan Wardrobe oleh Imel Melson. Adapun photo session Sarah dibantu oleh Yoga Ogre, Agus Juasa, Cornelius Barus, Bli DK dan Amai. Wardrobe oleh Batik Reunceum.

“Saya harap eksplorasi ini dapat mengedukasi sekaligus memberi inspirasi para penikmat musik tanah air. Setidaknya, ini adalah hal baru yang dapat membuka persepsi orang-orang Indonesia bahwa alat musik harmonika juga bisa dibawakan dan dikolaborasikan dengan musik etnis asli Indonesia,” ungkap Sarah.

Sebagai pamungkas, Sarah berharap dapat terus menghiasi blantika musik Tanah Air dan terus konsisten berkarya.

Ini dia video musik ‘Es Lilin’ dari Sarah Saputri bersama Seydel:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

“After All”: Interpretasi Ulang Dari Sebuah Cerpen

Terinspirasi dari cerpen Behind The Photographs yang ditulis oleh Tamia Setia Tartila, Pangestuning merilis sebuah lagu yang berjudul “After All”. Dalam proses...

Jengah Hubungan Penuh Drama, CJ dan Anggie Fairy Rilis “Gunting Batu Kertas”

Setelah merilis single “Kolaborasi/Eksploitasi” setahun lalu, “CJ” Camelia Jonathan kembali merilis karya di tengah pandemi global COVID-19. Tanggal 31 Juli 2020, single...

Kontemplasi dan Refleksi Dimas Tasning Lewat Single Kedua , ‘The Glide”

Jakarta, 30 Juli 2020 - Setelah berhasil merilis lagu debut “Sway” pada bulan Mei 2020 kemarin, musisi/produser pendatang baru Dimas Tasning kembali...

Halusinasi Mafia di masa Pandemi

Terbentuk awal Juni 2017 oleh Wahyu insani Akbar (Drum), Bobby (Guitar), Albertus Rio (Bass), Rebecca Hangewa (Vocal), dan MTH Fajar (Keyboard). Di...