28.7 C
Bandung
Monday, August 10, 2020
Home ALBUM Oneding Mengisahkan Liku Hidup lewat “ Kontemplasi ”

Oneding Mengisahkan Liku Hidup lewat “ Kontemplasi ”

Solois Oneding akhirnya telah merealisasikan salah satu mimpi terbesarnya yakni merilis debut album bertajuk“Kontemplasi”di tanggal 29 Februari 2020. Dirilis tepat di tanggal kabisat yang terjadi 4 tahun sekali,album ini merupakan hasil dari penantian panjang sang musisi sejak tahun 2013.“Niat sudah ada sejak tahun 2013 tapi banyak peristiwa yang menyebabkan aku menunda, dan sampai akhirnya sekalian dirilis di tahun ini via Yallfears,”ungkap Oneding. Musisi yang merupakan sulung dari 4 bersaudara ini memasukkan sepuluh nomor dalam album ini termasuk single yang sebelumnya telah dirilis antara lain“Ciptaan Manusia Runtuh Ciptaan Tuhan Tumbuh”,“Star”,“Membeku”dan“Menangis Riang”.Pemilihan judul“Kontemplasi”didasari pada sumber inspirasi karya Oneding yang didominasi oleh lika-liku hidupnya.“Kebanyakan karya yang ada di album ini adalah karya curahan hati saja. Semua yang aku alami, aku tuangkan ke dalam karya musik.“Haru Biru”bercerita tentang rasa syukur karena orang terkasih ada di sekitar kita.“Mungkinkah Itu Nyata”bercerita tentang harapan yang tidak mungkin karena hubungan yang sudah kandas.“Tertawa Terluka”bercerita tentang bagaimana aku menyikapi patah hati.“Kontemplasi”adalah lagu yang tidak ada vokalnya, hanya alat musik saja. Mungkincocok didengarkan pada saat melamun.“Perih Dan Dingin”adalah lagu cover, lagu dari Peka yang diciptakan oleh Parau Paskalis. Lagu ini bercerita tentang Bunda Maria.“Jancok”ini lagu spontan saat ada distudio, karena kata-kata makian ini sangat umum digunakan di kalangan anak nongkrong di Malang,”jelas Oneding.Dari kesepuluh lagu yang ada di album ini, Oneding mengungkapkan“Tertawa Terluka”menjadi nomor yang paling berkesan baginya.Ia melanjutkan bahwa meskipun ditulis di kurun waktu yang cukup lampau, isu-isu yang diangkat masih relevan seperti cinta beda keyakinan, dan masih banyak lagi.Selain itu nomor andalan yang sering ia bawakan secara live yakni“Jancok”telah diaransemen ulang hingga bisa dinikmati di berbagai kanal digital.Melabeli genre musiknya sebagai pop dengan sentuhan gitar akustik, Oneding secara lugas mengungkapkan bahwa banyak rencana yang ia ingin lakukan setelah album“Kontemplasi”dirilis. Akan tetapi, iasekali lagi menyerahkan semuanya pada semesta agar rencana-rencananya mampu disambut dengan baik.“Kontemplasi”bisa dinikmati di berbagai kanal streaming digital seperti Youtube Music, Spotify, Apple Music, Resso, dan lain-lain.Resapi“Kontemplasi”lebih jauh di:

•Spotify:https://spoti.fi/2TxsHpE

•Apple Music:https://apple.co/39gQqBc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

“After All”: Interpretasi Ulang Dari Sebuah Cerpen

Terinspirasi dari cerpen Behind The Photographs yang ditulis oleh Tamia Setia Tartila, Pangestuning merilis sebuah lagu yang berjudul “After All”. Dalam proses...

Jengah Hubungan Penuh Drama, CJ dan Anggie Fairy Rilis “Gunting Batu Kertas”

Setelah merilis single “Kolaborasi/Eksploitasi” setahun lalu, “CJ” Camelia Jonathan kembali merilis karya di tengah pandemi global COVID-19. Tanggal 31 Juli 2020, single...

Kontemplasi dan Refleksi Dimas Tasning Lewat Single Kedua , ‘The Glide”

Jakarta, 30 Juli 2020 - Setelah berhasil merilis lagu debut “Sway” pada bulan Mei 2020 kemarin, musisi/produser pendatang baru Dimas Tasning kembali...

Halusinasi Mafia di masa Pandemi

Terbentuk awal Juni 2017 oleh Wahyu insani Akbar (Drum), Bobby (Guitar), Albertus Rio (Bass), Rebecca Hangewa (Vocal), dan MTH Fajar (Keyboard). Di...