28.7 C
Bandung
Monday, August 10, 2020
Home ALBUM Bangkit Dari Kematian, Plain Pain Kembali !

Bangkit Dari Kematian, Plain Pain Kembali !

Plain Pain, nama yang sempat muncul namun hilang kembali seraya ditelan bumi, ialah unit Emo dengan sentuhan Alternative Rock dari bagian pusat kota Tangerang. Nama Plain Pain menurut Adyt, pentolan dari grup musik tersebut, memiliki arti harfiah rasa sakit yang hambar. Lebih jauh, Ia memvisualisasikan suatu kondisi di mana seseorang sudah terlampau sering merasakan rasa sakit, yang mana membuatnya terbiasa akan hal tersebut dan membuat hal itu tak terasa sakit lagi, dengan kata lain sudah hambar.

Melalui label independent Musicoloid, mereka meluncurkan dua tembang andalannya pada waktu yang tidak berdekatan. Break Apart dan Anchor Tattoo, yang mana Break apart adalah lagu tentang kisah cinta yang sedikit rumit namun patut untuk dipertarungkan, dan Anchor Tattoo yang menceritakan tentang sebuah tattoo bodoh dan cerita pilu di baliknya.

Musicoloid juga yang berhasil membawa mereka keluar dari ruang inkubasi, setelah sekian lama bekerja keras untuk menelurkan rilisan terbaik yang dijanjikan dapat membuat suasana hati para pendengar menjadi pilu dan hilang arah apabila meresapi bait-bait lirik yang terkandung dari tiap lagu yang ada.

Shambles merupakan hadiah untuk para pujangga merana di hari kasih sayang. Empat tembang yang akan membawa pendengar melihat dunia dari sudut pandang penulis, melewati masa-masa kelam di mana Ia merasakan kehilangan, penolakan sosial, kegelisahan tingkat tinggi, dihianati oleh ekspektasi, dan problematika remaja lainnya, yang mana membuat porak-poranda di dalam hatinya, seperti nama dari album ini. 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

“After All”: Interpretasi Ulang Dari Sebuah Cerpen

Terinspirasi dari cerpen Behind The Photographs yang ditulis oleh Tamia Setia Tartila, Pangestuning merilis sebuah lagu yang berjudul “After All”. Dalam proses...

Jengah Hubungan Penuh Drama, CJ dan Anggie Fairy Rilis “Gunting Batu Kertas”

Setelah merilis single “Kolaborasi/Eksploitasi” setahun lalu, “CJ” Camelia Jonathan kembali merilis karya di tengah pandemi global COVID-19. Tanggal 31 Juli 2020, single...

Kontemplasi dan Refleksi Dimas Tasning Lewat Single Kedua , ‘The Glide”

Jakarta, 30 Juli 2020 - Setelah berhasil merilis lagu debut “Sway” pada bulan Mei 2020 kemarin, musisi/produser pendatang baru Dimas Tasning kembali...

Halusinasi Mafia di masa Pandemi

Terbentuk awal Juni 2017 oleh Wahyu insani Akbar (Drum), Bobby (Guitar), Albertus Rio (Bass), Rebecca Hangewa (Vocal), dan MTH Fajar (Keyboard). Di...